My Valentine Part 1


Author : Pinky Girl
Cast : Taecyeon 2PM, Suzy miss A, T-ara Eunjung
Genre : Romance
Type : Series
Rating : T
Disclaimer : Ini FF kedua yang aku post di sini, maaf yah kalo ada kesalahan,mohon koreksinya,hehe..FF ini terinspirasi sama Dramanya Dream High, aku suka banget sama pasangan TaecZy ( Taecyeon – Suzy ), karna kecewa di Dramanya mereka ga jadian, jadi aku bikin FF nya az deh,hihihi….

Please don’t be a silent reader,aku minta komentarnya biar bisa koreksi FF aku supaya nantinya bisa bikin FF yang lebih bagus lagi, gomawo….^^

Suzy POV

Hari ini adalah hari perayaan 3 taun 8 bulan hari jadianku dengan Taecyeon. Kami berencana untuk merayakannya dengan sedikit lebih romantis, Taecyeon mengajakku untuk Candle Light Dinner di sebuah Restaurant yang menurut kami itu lumayan mahal. Katanya sih Taecyeon sedang mendapatkan uang lebih dari pekerjaanya. Taecyeon ku bekerja sebagai pengantar koran di pagi hari dan bartender di sebuah pub di malam harinya. Melihat latar belakang kami yang masih duduk di bangku kuliah, mungkin sudah biasa jika kami mencari pekerjaan sampingan untuk bisa membiayai kuliah kami sendiri. Dan karna aku dan Taecyeon lahir di keluarga yang sangat sederhana, jadi menuntut kami untuk mau berjuang sendiri mencari pekerjaan bukan hanya untuk biaya kuliah,tapi juga biaya hidup kami sehari-hari. Aku sendiri sekarang bekerja sampingan di sebuah toko kue,memang penghasilanku tidak cukup besar, tapi setidaknya itu cukup untuk biaya hidupku sendiri dan masih bisa membelikan adikku baju yang lumayan mahal walau hanya bisa ku belikan 4 bulan sekali.( hahaha…jadi inget Geum Jandi,hehehe…

***

Aku dan Taecyeon tiba di Restaurant yang sudah kami pesan, alangkah bahagianya aku bisa datang ke tempat yang lumayan mewah itu, walaupun kenyataannya Restaurant itu bukan lah Restaurant-restaurant mahal seperti di hotel-hotel berbintang, tapi bagiku dna Taecyeon Restaurant ini sudah seperti Restaurant berbintang, haha…

Taecyeon menggeserkan kursiku, kami duduk berhadapan tepat di sebelah kolam yang sudah di penuhi dengan lilin, yeppeo, choengmal yeppeo ( sangat indah ). Tidak lama kemudian pelayan datang memberikan kami menu, jujur aku agak kebingungan dengan nama-nama makanan yang tertera di menu, karna itu makanan yang belum pernah aku makan sebelumnya. Tapi mungkin Taecyeon sudah biasa karna dia terkadang sering makan makanan seperti ini dengan teman-teman di Pub nya.

“Kau pesan apa?” tanya Taecyeon yang membuatku terkejut karna aku masih kebingungan melihat menunya

“Ah??ehmm..kau saja dulu, aku masih ingin melihat-melihat”

“Baiklah, kalau begitu aku pesan steak Tenderloin dan cukup lemon tea saja”

“Ah,,ya, aku juga pesan yang sama saja denganmu” jawabku cepat karna aku benar-benar tidak tau harus memilih makanan yang mana, haha….

“Benarkah?? Kau yakin?”

“Ya, aku yakin”

“Baiklah, jadi steak Tenderloinnya 2 dan lemon tea nya juga 2”

“Ada tambaha lain?” tanya sang pelayan

“Anhi” jawab Taecyeon

***

Makan malam pun selesai, Taecyeon mengajakku ke tempat yang biasa kami kunjungi setiap malam minggu, Namsan Tower. Untungnya malam itu tdak terlalu ramai, kami naik kereta gantungnya, dan di dalam kereta gantung itu hanya ada kami berdua, sempurna, itu yang aku harapkan supaya aku bisa benar-benar menikmati keindahan malam itu hanya dengan Taecyeon ku saja, hehehe…

“Kau tau apa yang aku rasakan sekarang ini??” tanya Taecyeon sambil merangkul pundakku

“Haengbokhae ( bahagia ) ??” jawabku sambil menatapnya

“Bingo..kau benar,yang aku rasakan sekarang adalah aku benar-benar bahagia bisa seperti ini denganmu, sampai-sampai aku tidak ingin malam ini berakhir begitu saja” ucapnya sambil merangkulku lebih erat lagi

“Uhuk..uhuk..Yyaaaa, kau mencekikku” protesku kesakitan

“Ah, mian chagia…haha, ini karna aku terlalu bahagia, hehe”

“Taecyeon-ah..”

“hhmmm…”

“Apa suatu saat kau akan pergi meninggalkan aku?” tanyaku sambil melepaskan rangkulannya dan menatap matanya dalam.

“Babo…” ucapnya sambil mencetakkan jarinya ke keningku

“Auuwww….sakiiiit”

“Salah sendiri memberikan pertanyaan yang seharusnya tidak kau tanyakan, karna kau seharusnya sudah tau jawabannya”

“Lho,memangnya aku salah bertanya seperti itu? Kau tinggal jawab saja, apa susahnya??

“Sebelum aku jawab, kau dulu yang menjawab pertanyaanmu itu??”

“Kau ini, kenapa harus aku dulu yang menjawabnya??”

“Kalau kau jawab, aku juga akan menjawabnya”

“Kau curaaang, tapi baiklah, aku akan jawab”

“Apa??”

“Sampai kapanpun aku tidak akan pernah melepaskanmu, apapun yang terjadi aku akan selalu ada di sisimu, aku juga tidak akan pernah melepaskanmu, kecuali….”

“Kecuali apa??”

Aku menatapnya dalam, lalu aku berdiri menatap ke arah jendela

“Kecuali, kau sendiri yang melepaskanku lebih dulu”

Taecyeon pun beranjak, dia memelukku dari belakang dan berbisik.

“Aku tidak akan pernah melepaskanmu, apapun yang terjadi percayalah bahwa hanya kau yang akan slalu aku cintai”

***

Taecyeon POV

Setelah melewati kencan yang indah dengan Suzy tadi malam, pagi ini aku kembali menjalani aktivitasku sebagai pengantar koran. Jujur terkadang ada perasaan miris dalam hatiku,sedandainya aku bisa bekerja di tempat yang lebih baik, mungkin aku akan selalu bisa membahagiakan keluargaku dan pacarku satu-satunya, Suzy. Tapi terkadang juga aku berfikir, tidak mau terlalu melihat ke atas, toh aku sudah cukup bersyukur dengan kehidupanku sekarang, setidaknya aku tidak membebani orangtuaku untuk membiayai kuliahku sendiri.

Hari ini adalah hari libur, tapi aku dan Suzy tetap bekerja dan sepulang kerja nanti aku berniat menjemput Suzy di tempat kerjanya. Aku duduk di halte bis, menunggu bis yang akan menuju Hanseong tempat Suzy bekerja. Aku menoleh ke arah sampingku, ada famlet yang mencolok yang di tempel di sana, JYP Entertainment Audition. Spontan aku beranjak dari tempat dudukku.

“Audisi? Hmmpp..rasanya aku harus mencobanya” gumamku dalam hati.

“Tapi audisinya paling lambat besok? Omoo..aku tidak boleh melewatkannya, aku harus cepat-cepat mempersiapkan diriku dan segera memberitau Suzy”

Aku tiba di tempat Suzy bekerja, dia cukup terkejut melihatku karna dia memang tidak tau aku akan datang menjemputnya hari ini, aku hanya melambaikan tanganku dan Suzy tersenyum manis. Kau tau? Aku sangat suka melihat senyumnya, dia terlihat sangat cantik jika tersenyum, itulah yang membuat aku selalu ingin membuatnya tersenyum, karna senyumannya selalu mebuatku melupakan rasa lelahku karna pekerjaanku, hehe… Setengah jam aku menunggunya di luar, sampai dia akhirnya pulang.

“Omo..yobo ( sayang ) aku sangat terkejut kau datang menjemputku, aku kira kau tidak bisa datang hari ini??”

“Aku hanya ingin memberikanmu kejutan”

“Ooohh…So Sweet, gomawo” ucapnya manja

“Suzy-ah, aku punya berita gembira untukmu”

“Choengmal ( benarkah ) ? Mwo ( apa ) ?” ucapnya penasaran

“Aku akan mengikuti audisi”

“Audisi?? Audisi apa?” tanyanya agak berteriak

“Yyaaa..kau tidak perlu berteriak seperti itu..hhmm..tadi saat aku menuju ke sini dan menunggu di halte bis, aku melihat famlet yang di pajang di sana, JYP sedang mengadakan audisi dan akan di tutup besok, jadi aku harus cepat-cepat mempersiapkan diriku untuk mengikutinya dan….”

“Dan apa?”

“Dan aku butuh bantuanmuuu..” ucapku agak merayu

“Hmmm…lalu apa yang bisa aku lakukan untukmu??”

***

Keesokan harinya, aku tiba di tempat audisi. Jujur aku sangat gugup karna ini adalah pertama kalinya aku mnegikuti audisi seperti ini. Modalku hari ini adalah keberanian untuk mencoba, yah aku hanya ingin merubah nasibku jadi lebih baik, mungkin saja jika aku berhasil lolos audisi ini, aku bisa menjalani hidup yang lebih baik, lagipula menjadi seorang penyanyi adalah impianku sejak kecil. Tapi aku juga tidak mau terlalu berharap banyak pada hasilnya nanti, jika memang masa depanku akan baik di jalan ini, aku berharap semuanya akan berjalan lancar, tapi jika hasilnya nanti aku tidak lolos, berarti masa depanku bukan di jalan seperti ini. Itulah yang ibuku bilang sebelum aku ada di sini sekarang. Aku beruntung karna memiliki orang-orang yang sangat mencintaiku dan selalu mendukukungku. Ibuku dan Suzy yang selalu mendukung apapun yang aku lakukan, makannya mereka berdua adalah wanita terpenting dalam hidupku.

“Nomor 623” ucap salah satu staff JYP memanggil nomor urutku

Suzy POV

Aku senang karna Taecyeonku lolos audisinya kemarin, dia berkali-kali memelukku saking senangnya, dia juga berterima kasih karna sudah ikut berperan membantu persiapan untuk audisinya. Dua hari lagi dia akan mengikuti audisi kedua, aku berharap dia akan lolos lagi, yah tentu saja aku sebagai yeojachingu ( pacar ) nya, pasti akan selalu mendukung apapun yang dia lakukan, asal itu untuk kebaikannya. Apalagi menjadi seorang penyanyi dan menjadi terkenal, adalah impiannya sejak kecil, tentu aku akan ikut bahagia jika impiannya itu terwujud.

Hp ku berbunyi, Taecyeon mengirimku sms…

Chagia…mian, hari ini sepertinya aku tidak bisa menjemputmu, aku harus mengikuti technical meeting untuk audisi kedua ku nanti, tidak apa-apa kan kau pulang sendirian hari ini??Mian,coengmal mianhae…Saranghae Suzy-ah…
Ne….arasso, gwaenchana yobo, aku bisa pulang sendiri ko, lagipula kan aku sudah besar, jadi kau tidak perlu khawatari,hehe….
Jujur sebenarnya sempat terlintas dalam benakku pikiran buruk, kalau nanti Taecyeon sudah menjadi orang terkenal, apakah dia masih punya banyak waktu untukku?? Tidak apa-apa tidak bisa setiap hari menjemputku, tapi setidaknya, dia masih punya waktu 1 atau 2 minggu sekali untuk sekedar berkencan denganku. Aahh..apa-apaan aku ini, aku tidak boleh berfikir yang tidak-tidak, aku harus percaya pada Taecyeonku, dia pasti akan menepati janjinya, sebelum dia mengikuti audisi kemarin, dia berjanji padaku kalo dia lolos nanti dan sudah menjadi terkenal, itu tidak akan mempengaruhi hubungan kami dan dia pasti akan tetap mengutamakan aku. Yeah, and i’ll believe him….;)
Hari yang penting bagi Taecyeonku akhirnya tiba, hari ini hari dimana dia akan mengikuti audisi keduanya, sayang aku datang agak telat karna aku harus bekerja dulu dan sialnya sore ini hujan deras, aku kebingungan untuk pergi ke sana, akhirnya aku terpaksa basah kuyup kehujanan mengendarai sepeda motorku di tengah hujan yang cukup deras karna aku juga lupa membawa jas hujanku. Benar-benar sial, padahal biasanya aku tidak pernah lupa menaruhnya di bawah jok motorku, entah kenapa hari ini aku bisa lupa membawanya tepat sekali di saat aku harus cepat-cepat menemui Taecyeon untuk menemaninya audisi.
Akhirnya aku tiba di tempat audisi Taecyeon, dengan basah kuyup dan badan yang menggigil. AKu menyesal karna saat aku datang, Taecyeon sudah selesai audisi jadi aku tidak bisa memberinya semangat secara langsung.
“Omo..chagia, kau basah kuyup sekali, dan kau juga menggigil” tanya Taecyeon terkejut melihatku yang tak hentinya menggigil
“Yah, hari ini aku lupa bawa jas hujanku, tapi karna aku ingin sekali menemanimu, aku terpaksa kehujanan, tapi sayang aku datang terlambat, mianhae yobo…”
“Kau ini, sudah seperti ini masih minta maaf, kau tidak perlu merasa bersalah seperti itu, lagipula kau tidak perlu memaksakan dirimu sayang, bagaimana kalu kau sakit?” ucap Taecyeon sambil memelukku dan memakaikan handuk untukku yang dia pinjam dari staff JYP.
“Ngomong-ngomong bagaimana audisimu” ucapku dengan terbata-bata karna menahan dingin.
Suzy POV
Ah..aku terbaring lemas sudah 3 hari ini, setelah kehujanan beberapa hari yang lalu, aku langsung jatuh sakit. Aku terpaksa tidak bisa masuk kuliah dan bekerja, aku sedih tapi bukan karna aku sakit, tapi aku sedih karna di saat seperti ini, Taecyeon tidak ada di sampingku. Yah, dia mungkin bukan tidak mau menemaniku, tapi karna dia sedang mengikuti masa karantina selama satu bulan sebelum dia nanti memulai debutnya setelah dia lolos audisi yang keduanya.
Dikamarku yang sederhana ini, aku hanya bisa terbaring lemas, tidak ada nafsu makan sedikitpun. Mungkin jika Taecyeon ada di sini, aku bisa menyuruhnya untuk sekedar menyuapiku,hehe….Tapi aku tau itu sangat tidak mungkin….-____- Biarlah aku mengalah untuk Taecyeon lebih memilih masa karantinanya di banding menemaniku di sini, toh sejak awal aku sudah mengantisipasi hal seperti ini, di mana aku harus rela untuk mengalah.
“Maafkan aku, karna aku kau jadi jatuh sakit dan aku lebih minta maaf lagi karna sekarang aku terpaksa meninggalkanmu dulu selama 1 bulan untuk mengikuti karantina, jadi aku tidak bisa menemanimu dan merawatmu, jeosonghayo chagia….Aku harap kau cepat sembuh, dan aku janji aku akan langsung datang menemuimu saat aku pulang nanti” Ituah kata-kata terakhirnya sebelum dia pergi mengikuti karantina kemarin.
Hari ke 25….aku mencoret tanggal ke 25 dari masa karantina Taecyeon, berarti 5 hari lagi dia akan pulang dan aku akan menunggunya untuk datang menemuiku. Sepulang kerja hari ini aku berniat akan pergi ke sebuah toko yang menjual peralatan menyulam. Aku berencana ingin menyulamkan Taecyeon sebuah sapu tangan yang bertuliskan selamat untuk debutnya sebagai seorang Rapper dari Boyband yang bernama 2PM.
***
Hari ini tiba, Taecyeonku akan pulang dan akan datang menemuiku. Perasaanku sangat bahagia dan tidak sabar ngin segera bertemu dengannya dan memeluknya. Aku sudah membawa sapu tangan buatanku untuk aku berikan pada Taecyeon nanti karna dia pasti akan datang menjemputku. Saat jam istirahat, temanku Eunjung memanggilku.
“Suzy cepat kemari lihat di TV ada siapa? ucapnya agak berteriak
“Di TV? Memangnya ada siapa?” tanyaku penasaran
“Makannya ayo cepat kemari”
Aku terkejut saat melihat siapa yang ada di TV itu, Taecyeonku. Aku tersenyum bahagia, karna aku bisa melihat wajahnya lagi. Tapi tiba-tiba senyum bahagiaku berubah menjadi, luka yang seolah menyayat hatiku.
“Praaaaaang…” suara piring makan siangku yang sedang aku pegang, tiba-tiba terlepas dari genggamanku, aku terkejut.
Bagaimana tidak, aku baru saja mendengar pengakuan Taecyeon yang tidak mengakuiku sebagai kekasihnya saat salah satu wartawan memberikan dia pertanyaan apakah sekarang ini dia memiliki kekasih atau tidak???
“Suzy kakimu berdarah” ucap Eunjung cemas
Yah, mungkin kakiku memang terasa sakit karna terkena pecahan piring, tapi hatiku jauh lebih sakit saat ini.
Eunjung akhirnya membawaku ke rumah sakit kecil terdekat. Aku langsung di berikan pengobatan oleh suster. Selesai kakiku di perban, dokter menyarankanku untuk aku di rawat di sini 2 hari, tapi aku menolak karna aku pikir darimana biayanya nanti. Tapi Eunjung memaksaku untuk mau mengikuti saran dokter, dan dia berjanji akan membantuku membiayai biaya rumah sakitnya, tapi karna aku tidak mau berhutang budi, akhirnya aku mau mengikuti saran dokter dan aku berjanji akan mengganti biayanya kalo aku punya sudah punya uang lebih.
” Suzy, apa kau tidak apa-apa jika aku tinggal sendirian? Aku harus menjemput adikku” ucap Eunjung
“Ah..ne, gwaenchana. Kau pergilah, kasian adikmu pasti sudah menunggumu, aku akan baik-baik saja. Terima kasih, maaf sudah merepotkanmu”
“Ah,,kau ini bilang apa, baiklah aku pergi dulu, kalo ada apa-apa, cepat hubungi aku yah, aku akan segera kembali”
“Ne….hati-hati yah”
Aku melihat Eunjung sudah menghilang dari balik pintu, tiba-tiba terlintas lagi dalam bayanganku kejadian tadi.
“Maaf, apakah aku boleh memberikan satu pertanyaan pribadi pada kalian?” tanya salah satu wartawan yang mewawancarai para member 2PM tadi siang.
“Ya, silahkan”
“Kalin kan akan segera memulai debut kalian, dan berarti nantinya kalian akan terjun ke dunia entertain, sebelum itu kalian pasti sudah tau segala konsekuensinya menjadi seorang entertainer, kehidupan pribadi kalian pasti akan selalu di cari tau, kalian juga akan memiliki fans yang rata-rata remaja, dan pasti bisa membuat pacar kalian merasa tidak nyaman, apakah kalian sudah siap dengan semua itu?
“Ya, tentu saja, sebelum kami memutuskan untuk menjadi seorang entertainer, kami pastinya sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi segala konsekuensi ke depannya seperti apa, dan kami akan selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk para fans kami”
“Ok, baiklah, lalu satu pertanyaan terakhir, apakah kalian sendiri saat ini sudah memiliki seseorang special di hati kalian? Atau seorang pacar mungkin??
“Anhia..” Semua member 2PM serempak menjawab tidak
“Taecyeon-ssi, kenapa kau diam? Apakah kau sdah punya pacar?”
“Ah….?? Anhi….” jawabnya dengan yakin.
To be continue……

2 responses to “My Valentine Part 1

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s