My Valentine Part 2


Author : Pinky Girl
Cast : Taecyeon 2PM, Suzy miss A, T-ara Eunjung
Genre : Romance
Type : Series
Rating : T
Disclaimer : Maaf kalo lanjutannya agak lama,hehe….ga tau deh rame ato ga, tapi mohon di comment yah…^^

Lamunanku buyar saat seseorang mengetuk pintu kamarku, belum aku suruh masuk tapi sosok itu langsung masuk saja dan menghampiriku dengan kepanikan. Aku tau siapa yang datang, tapi entah kenapa aku tidak bahagia melihatnya dan aku malah merasa dia sangat asing bagiku sekarang. Taecyeon, aku kaget kenapa dia bisa tau aku ada disini, siapa yang memberitaunya?? Tapi akhirnya aku langsung tau, pasti Eunjung.

“Chagia, gwaenchana?? Apa kau terluka parah? Tanyanya dengan wajah cemas dan memegang tanganku tapi langusng aku hempaskan.

“Suzy-ah, waeyo?? Kenapa kau seperti ini? Apa kau tidak senang melihatku di sini? Apa kau tidak merindukanku? Apaaa..kau marah padaku??

Aku hanya diam dan tidak menjawab pertanyaan Taecyeon yang bertubi-tubi itu. Babo, bagaimana mungkin aku tidak merindukannya, tentu aku sangat merindukannya, aku bahkan sangat ingin memeluknya saat itu, tapi perasaan2 itu seolah tak ku rasakan lagi jika aku ingat kejadian tadi, yang aku rasakan sekarang hanya perasaan marah, kesal dan sakiiit. Aku masih belum tau, sebenarnya kenapa Taecyeon melakukan itu?? Mungkin memang seharusnya aku menanyakan alasannya, tapi entahlah sekarang ini aku benar2 sedang tidak ingin bicara dengannya. Aku memencet bel suster, tidak lama suster pun datang.

“Waeyo agashi?” tanya suster itu.

“Suster aku ingin istirahat, bisakah kau menyuruh orang ini untuk keluar??” ucapku datar tanpa melihat ke arah Taecyeon sedikitpun.

“Ne, arasso. Tuan, bisakah anda keluar dulu karna pasien ini sedang ingin istirahat. Mungkin nanti anda bisa kembali lagi”

“Tunggu, Suzy-ah sebenarnya apa yang terjadi? Kenapa kau tiba-tiba seperti ini? Apakah aku sudah melakukan kesalahan? Tolong beritahau aku, jangan seperti ini?”

“Suster tolong bilang padanya aku sedang tidak ingin di ganggu oleh siapapun, dan tolong jangan biarkan siapapun masuk ke kamarku kecuali temanku yang tadi mengantarku ke sini”

“Maaf, Tuan anda sudah mendengarnya, kan? Jadi tolong anda keluar dulu”.

Taecyeon tidak banyak bicara lagi, dia mengikuti keinginanku yang ingin dia keluar dari kamarku. Sakit, benar-benar sakit…Sebenarnya aku juga tidak ingin bersikap seeprti ini pada Taecyeon, mungkin juga aku terlalu egois karna tidak memberikannya kesempatan untuk menjelaskan. Entahlah, yang jelas sekarang ini aku sedang ingin sendirian.

Taecyeon POV

Aku sedih, melihat Suzy yang terbaring seperti itu. Dulu aku meninggalkannya dalam keadaan sakit karna aku, dan sekarang saat aku kembali dia juga dalam keadaan sakit, tapi aku tidak tau apakah sekarang dia terbaring di sini juga karna aku?? Entahlah, aku sendiri tidak tau sebenarnya kenapa Suzy bisa masuk Rumah Sakit dan kenapa sikap dia tadi seperti itu padaku?? Apakah aku sudah melakukan kesalahan besar sehingga membuatnya marah?? Karna selama ini yang aku tau, Suzy tidak pernah marah seperti itu. Aku sangat merindukannya, aku sangat ingin memeluknya, tapi jika sikap dia seperti itu bagaimana mungkin aku bisa melakukannya.

“Kau sudah datang?”tanya Eunjung yang datang menghampiriku di depan kamar Suzy.

“Oh, kau. Ya aku sudah datang daritadi”

“Lalu kenapa kau tidak masuk?”

“Suzy mengusirku”

“Choengmal?”

“Ye, Eunjung-ah, aku ingin menanyakan sesuatu padamu?”

“Mwo?”

“Sebenarnya apa yang terjadi pada Suzy? Kenapa dia bisa ada di Rumah Sakit ini? Daaan, sikapnya tadi sangat kasar padaku, sepertinya dia marah padaku, apa yang terjadi??”

“Babo, ternyata semua laki-laki egois, sudah berbuat salah tapi dia seolah seperti orang bodoh yang tidak menyadari kesalahannya”

“Berbuat salah?? Apa maksudmu? Apa kesalahan yang sudah ku perbuat??”

Badanku terasa lemas, saat Eunjung selesai menceritakan semua yang terjadi, apa yang membuat Suzy sekarang ada di Rumah Sakit, dan apa yang membuatnya marah padaku. Eunjung benar, kalau aku memang bodoh, bahkan mungkin sangat bodoh karna aku sudah menyakiti orang yang aku cintai. Memang pantas Suzy bersikap seperti tadi, karna kesalahanku memang sangat fatal, tapi aku punya alasan sendiri kenapa aku berbuat seperti itu.

Aku membuka hadiah yang Eunjung berikan padaku, itu adalah hadiah yang tadinya akan Suzy berikan padaku. Tapi aku sudah membuatnya terluka, aku sekarang benar-benar percaya kalau Suzy sangat mencintaiku dan dia adalah yang terbaik untukku. Aku masuk ke kamar Suzy, dia sedang tertidur,makannya aku bisa masuk. Aku menghampirinya, menatapnya dalam, ingin rasanya saat itu aku memeluknya dan tidak melepaskannya lagi, tapi aku tau dia sedang marah padaku. Tanpa sadar aku meneteskan air mata, pertama kalinya aku menangis melihat orang yang sangat aku cintai terbaring sakit karna aku.

“Suzy-ah, maafkan aku, benar-benar maaf aku tidak bisa membuatmu bahagia dan malah membuatmu terluka. Ternyata aku bukan laki2 yang baik untukmu, mianhae Suzy-ah, choengmal mianhae. Jika kau ingin aku membatalkan debutku, agar aku bisa selalu di sisimu, aku pasti akan lakukan itu asal kau bisa tersenyum lagi dan memaafkanku. Daaan harus kau tau, aku bukan sengaja tidak mengakuimu di depan para wartawan tadi, tapi itu aku lakukan karna aku tidak mau mereka nantinya akan mencarimu dan mencari tau tentangmu, aku tidak mau nanti kau jadi terbebani dan terganggu oleh mereka. Kau tau akan sangat banyak orang yang akan menyukaiku tapi pasti ada juga yang tidak akan menyukaiku. Dan aku tidak mau akan ada hal buruk yang menimpamu jika nanti aku sudah memulai debutku. Percyalah, aku sangat mencintaimu, aku tidak mau terjadi hal buruk apapun menimpamu nantinya. Suzy-ah saranghae”

Suzy POV

Aku mendengar semua apa yang Taecyeon ucapkan, dia menangis dan aku pun menangis, tapi dia tidak tau karna aku membelakanginya. Aku hanya berpura-pura tidur, dan aku benar-benar menyesal, kenapa aku egois, kenapa aku tidak memberi dia kesempatan untuk menjelasakan alasannya, kenapa tadi aku bersikap kasar padanya?? Padahal dia sangat mengkhawatirkan aku. Aku bangun, aku melihat Taecyeon ku tertidur, mungkin dia lelah dan aku memberikannya selimutku.

Pagi hari saat aku terbangun, aku kaget karna Taecyeon sudah tidak ada. Eunjung bilang Taecyeon tadi pagi-pagi sekali sudah pulang, Eunjung bilang dia tidak mau saat aku bangun, aku melihatnya ada di sampingku dan Taecyeon tidak mau aku marah lagi. Astaga, bodoh sekali aku, pasti aku sudah membuatnya sedih. Tanpa pikir panjang aku langsung menghubunginya, tapi Handphone nya tidak aktif.

“Oh ya, aku hampir lupa, tadi pagi sebelum Taecyeon pergi, dia menitipkan ini padaku untuk di berikan padamu”

“Suzy-ah, aku pergi dulu, hari ini adalah hari debutku. Oya, aku sudah tau semuanya dari Eunjung apa yang sebenarnya terjadi,, maafkan aku, benar-benar maaf. Aku sudah menerima hadihamu dari Eunjung, terima kasih, sapu tangan yang sangat cantik, Saranghae”

“Sapu tangan?? Aahh..ternyata kau sudah memberikannya pada Taecyeon?”

“Ah, ia maaf, kemarin saat aku menjemput adikku, aku mampir ke toko, dan aku melihat hadiahmu di sana, jadi tadi malam aku berikan langsung pada Taecyeon, maaf aku tidak memberitaumu”.

“Baiklah, tidak apa2. Terima kasih kau sudah memberikannya pada dia. Tapi apakah benar hari ini Taecyeon memulai debutnya?”

“Ya, kemarin dia sempat bilang padaku kalo hari ini adalah hari di mana dia akan memulai debutnya sebagai anggota 2PM dan malam ini dia akan tampil di M! Countdown. Oya sebenarnya alasan dia kemarin tidak mengakuimu adalah karna….”

“Ya, aku sudah tau”

“Kau sudah tau? Apa dia tadi malam memberitaumu?”

“Anhi, semalam aku sebenarnya pura2 tidur dan aku mendengar semua yang Taecyeon ucapkan padaku”

“Ah, baguslah kalau kau sudah tau, lalu kau sudah memaafkannya?”

“Aku belum sempat bicara padanya, aku akan mencoba menghubunginya dan memintanya untuk datang ke rumah selesai dia perfom nanti”

***

Aku menyaksikan dia tampil, untuk pertama kalinya, walaupun hanya bisa melihatnya di TV. Yah, aku tidak mungkin datang ke sana langsung karna aku tau Taecyeon tidak ingin orang-orang akan mencurigai aku ada sesuatu dengannya, lagipula aku juga belum di bolehkan pulang oleh dokter. Aku akan menunggunya, aku sudah menyuruhnya untuk datang ke sini nanti. Tapi kenapa dia belum membalas pesankku?? Bahkan Handphone nya pun tidak aktif?? Yobo, bogoshippo….

Pukul 20.30

Hp ku berbunyi, ada SMS dari Tecyeon

“Chagia, aku ada di depan rumahmu, bisakah kau keluar?”

Selesai membacanya aku bergegas keluar untuk menemuinya.

“Annyeong….” Ucap Taecyeon tersenyum padaku.

Aku, menatapnya beberapa saat, lalu aku memeluknya.

“Mianhae yobo, choengmal mianhae. Karna aku sudah bersikap buruk padamu, tidak seharusnya aku seperti itu. Harusnya aku memberikanmu dulu kesempatan untuk menjelaskannya, aku tidak tau kalau kau melakukan itu ternyata karna kau khawatir padaku, mian, mian, mian….” aku tidak bisa menahan air mataku, aku benar2 menyesal atas sikapku yang buruk padanya kemarin.

“Sudahlah, kau tidak perlu merasa bersalah seperti itu. Aku yang harusnya minta maaf padamu karna sudah membuatmu salah paham dan seharusnya aku memberitaukanmu dulu akan hal ini. Mian”

Aku senang karna semua itu ternyata hanya salah paham, Taecyeon bukan sengaja tidak mau mengakuiku sebagai pacarnya tapi karna dia sangat mengkhawatirkanku. Yah, aku mengerti apa maksudnya dan memang ada benarnya juga.

Beberapa bulan kemudian…

Taecyon POV

Hari ini adalah tanggal 14 Februari 2011, hari dimana aku dan Suzy merayakan hari jadi kami yang ke 4 taun. Aku jadi teringat saat dulu aku pertama kali mengenalnya. Saat itu aku jadi seniornya saat MOS. Di hari pertama, Suzy datang terlambat dan aku di suruh temanku yang lain yang juga menjadi panitia MOS, untuk memberikan hukuman pada Suzy. Akhirnya aku memberikan dia hukuman lari keliling lapangan 10x. Tapi dia menolak, akhirnya aku hanya menyuruh dia keliling lapangan 5x. Tapi saat keliling kedua, dia jatuh pingsan. Sontak aku yang melihatnya langsung berlari ke arahnya dan menggendong dia ke ruang kesehatan. Dan dari situlah aku dan Suzy jadi dekat.

Suzy POV

Kau tau, apa yang membuatku bahagia hari ini?? Aku bisa merayakan hari jadiku yang ke 4 taun dengan TAecyeon di tempat yang lebih romantis, kami merayakannya di Jepang. Oppss…aku lupa bilang, kau tau aku sekarang bukan lagi seorang pelayan toko kue, tapi aku adalah member dari miss A. Yah, beberapa minggu setelah Taecyeon memulai debutnya, ada lagi audisi JYP gelombang kedua, dan Tacyeon ingin aku mengikutinya karna dia pikir jika kami ada dalam satu management, kami bisa sering bertemu dan kami pasti bisa tampil bersama dalam satu acara. Beruntung audisiku saat itu lancar dan aku berhasil lolos. Beberapa minggu yang lalu kami langsung dapat tawaran untuk bermain di drama yang sama berjudul Dream High. Dan ada pengambilan gambar di Jepang, makannya setelah syuting selesai kami bisa sekalian merayakan hari jadi kami di sana. Aku dan Taecyeon mengunjungi Kereta Gantung Terbesar di Jepang. Seperti yang sering kami lakukan di Korea, kami selalu datang ke Namsan Tower dan menaiki kereta gantungnya. Kami menatap ke arah jendela, sungguh indah bisa melihat keindahan Jepang pada malam hari dari tempat yang sangat tinggi.

“Yobo, aku benar2 bahagia karna kita sudah menginjak hubungan kita yang ke 4 taun, aku tidak menyangka kita bisa menjalani hubungan sejauh ini. Aku benar2 berharap ke depannya hubungan kita akan jauh lebih baik, dan jangan ada lagi salah paham di antara kita”

“Ya, aku juga sangat bahagia bisa terus bersamamu, semoga saat2 seperti ini tidak akan pernah berakhir, dan aku berjanji akan selalu menjagamu” ucap Taecyeon sambil memelukku dari belakang.

“Suzy-ah”

“Emm….”

“I Love you My Valentine….you’re the best in my life, please don’t leave me alone and always beside me because i need you and i can’t live without u…”

“…..”

Aku hanya terdiam tidak ada kata yang mampu aku ucapkan dan saat itulah dia mendekatkan wajahnya dan menciumku untuk pertama kalinya.

~ The End ~

7 responses to “My Valentine Part 2

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s