( MBA ) My Beautiful Angel – Part 2


Author : r13eonnie 강 하이에나 a.k.a Pinky Girl

Main Cast :

– Cho Kyuhyun

– Kwon Yuri

Support Cast :

– Super Junior

– SNSD

– Lee Hye Young as Kuyhyun’s mother

– Other Cast

Genre : Drama, Life, Romance

Rating : PG 15 / 17

Type : Series ( Chapter 2 of ?? )

Poster by Little Fairy

Disclaimer : Pemerannya milik Tuhan, plotnya MURNI MILIK SAYA,,Isi di cerita ini mungkin ada yang ga sesuai kenyataannya, jadi ada yang author bikin sesuai kemauan author..

A/N : Suka komentar, kalo ga suka jangan BASHING…author selalu cinta damai…^.^v

 

“Kyu kau sudah pulang??” tanya Leeteuk saat melihat Kyuhyun yang baru sampai di Dorm mereka.

“…..”

“Kyu gwaenchana??”

“…..”

“Kyu jawablah, kenapa mukamu seperti itu??”

“Memang kau ingin melihat mukaku seperti apa hyung??” jawab Kyu sinis.

“Sudahlah, percuma aku bicara denganmu dalam keadaan seperti ini, kau istirahat saja, sudah malam, besok kita masih harus tampil di acara Music Bank”

Dengan langkah yang gontai Kyuhyun masuk ke kamarnya dan di sana ada Yesung yang sedang membuka laptop nya.

“”Kyu kau sudah pulang???”

“Ehmm….” Kyuhyun membantingkan tubuhnya di kasur.

“Kyu gwaenchana??”

“Menurutmu??”

“Ah,,ya aku tau kau pasti sedang tidak baik. Oya aku sedang membuka internet, banyak sekali ucapan duka cita dari para SONE dan semua penggemar kita kepada Yuri. Tadi bagaimana saat kau bertemu dengan Yuri??”

“Aku tidak menemuinya”

“Kau tidak menemuinya??? Bagaimana bisa?? Lalu kau pulang semalam ini, ke mana saja?? Kau tidak ke rumahnya??”

“Aku memang ke rumahnya tadi, tapi aku melihat dia sedang bersama member SNSD, jadi aku tidak mau menemuinya. Aku menyesal hyung, aku tidak bisa melakukan apapun untuk menghiburnya”

“Kyu…aku mengerti perasaanmu, tapi kau tenanglah, semoga Yuri bisa menerima semua ini dengan lapang dan dia bisa sembuh dari rasa sedihnya”

“Entahlah hyung, rasanya tadi aku ingin sekali memeluk dia, tapi aku tau aku tidak boleh melakukannya”

“Ya, aku mengerti. Mungkin suatu saat akan ada waktunya Kyu, sekarang tidurlah, besok kau harus bisa segar lagi, tidak boleh kusut sepeti itu, ara??”

“Hmm…aku mandi dulu, setelah itu tidur. Terima kasih hyung kau sudah menenangkanku”

“Ne…choenmaneyo”

Keesokan harinya….

“Yul….kau sudah pulang??” tanya Kyuhyun saat dia melihat Yuri yang akan naik ke Dorm nya.

“Ne…”

“Yul,,,aku turut berduka cita atas meninggalnya orang tua mu, semoga kau bisa tabah menghadapinya”

“Gomawo…” sahut Yuri sambil berlalu dari Kyuhyun.

“Yul, jamkkaman….” Kyuhyun menarik tangan Yuri.

“Wae…??”

“Ehmm,,,anhio, istirahatlah, bukankah nanti kita akan tampil bersama di Music Bank”

“Ehmm….annyeong”

“Yul…seandainya aku bukan seorang bintang sekarang ini, aku tidak akan pernah peduli apa yang akan terjadi denganku, yang penting aku ingin sekali memelukmu sekarang, aku tau kau butuh seoseorang untuk bisa menguatkanmu dan bisakah aku menjadi orang yang kau butuhkan itu???” ucap Kyuhyun saat melihat punggung Yuri yang menghilang dari pandangannya.

1 minggu kemudian…

@Dorm SNSD

“Eonni-ah, kita semua mau pergi ke tempat karaoke, kau mau ikut??” tanya Seohyun menghampiri Yuri di ruang tengah yang sedang asyik menonton TV.

“Anhi, kalian pergi saja, aku sedang ingin di sini”

“Kau serius?? Jarang-jarang lho Yul kita bisa keluar seperti ini?” ucap Taeyeon.

“Ne aku serius eonni, kalian pergilah”

“Baiklah kalau begitu, kami pergi yah, oya Yong para oppa Suju dan Shinee sudah menunggu di bawah kan??”

“Ne..eonni mereka tadi aku lihat sudah menunggu di bawah”

“Baiklah, kajja..Yul kami pergi dulu yah”

“Eonni,,,kami pergi yah, kau hati-hati di dorm sendirian”

“Ye…selamat bersenang-senang”

——————–

“Annyeong oppadeul….” sapa Yoona pada member Suju dan SHINee yang sudah menunggu di depan Dorm.

“Annyeong, kalian sudah siap??”

“Ne..ayo kita pergi sekarang”

“Ah…Sunny, Yuri mana?? Ko dia tidak ikut???” tanya Donghae.

“Oh,,,Yuri katanya tidak mau ikut dia ingin di dorm sendirian”

“Benarkah?? Oh,,ya sudah ayo kita pergi”

“Kyu…Yuri ternyata Yuri tidak ikut, kata Sunny dia ingin di Dorm sendirian, kalau begitu daripada kau main game, lebih baik kau temani dia, ini kesempatanmu untuk mendekatinya, Hwaiting Kyu..oya jangan bilang aku yang memberitaumu yah, hehe….^^”

Kyuhyun membuka pesan dari Yesung, dengan cepat dia menyimpan game nya dan naik ke Dorm SNSD.

Ting Nong..Ting Nong…

“Kyu..sedang apa kau di sini??? Kau tidak ikut dengan mereka??” tanya Yuri saat membuka pintu untuk Kyuhyun.

“Anhi,,aku sedang malas keluar”

“Lalu kenapa kau tau aku tidak ikut??” tanya Yuri heran.

“Feelingku yang mengatakan begitu, hehe..”

“Tch,,,,dasar aneh”

“Kau tidak akan membiarkanku masuk??”

“Ne..?? Ehm,,ya sudah masuklah”

“Waaahhh…aku lupa ada gitar kami di sini” ucap Kyu mengambil gitar yang ada di kursi.

“Yahh..bukankah waktu itu kalian meninggalkannya di sana??”

Dengan wajah serius Kyuhyun mulai memainkan gitar itu.

“Yul…” sapa Kyuhyun pada Yuri yang duduk di bawah Kyuhyun dan kembali serius menonton TV.

“Hmm…” sahut Yuri tanpa menoleh.

“Apakah kau pernah mengingat saat kita pertama kali bertemu 2 tahun yang lalu??” tanya Kyuhyun masih tetap memetik senar gitar dengan merdunya.

“Ehmm…pernah sekali”

“Benarkah??? Lalu apa yang kau rasakan saat mengingat kejadian itu??”

“Tidak ada perasaan apa-apa, wae??”

“Kalau aku, jika aku mengingat kejadian itu, rasanya aku ingin tertawa, karna dulu aku sangat kesal kau tidak mengenalku sebagai seorang artis. Tapi ternyata sekarang kita bisa bertemu lagi dan saat ini posisimu juga sudah menjadi seorang artis”

“Sebenarnya apa yang ingin kau ucapkan?? Aku tidak mengerti” akhirnya Yuri menoleh ke arah Kyuhyun.

“Ne..?? Ah..sudahlah lupakan saja, oya bagaimana kalau kita nonton saja, aku lihat ada Film baru di bioskop”

“Tapi aku sedang tidak ingin keluar”

“Ayolah, daripada bosan di sini, eotthae??”

“Hmm…baiklah tunggu aku ganti baju dulu, kau tunggu di luar”

“Ok,,,aku tunggu” ucap Kyuhyun semangat.

Beberapa menit kemudian…

“Eotthae?? Apakah dengan seperti ini tidak akan ada yang mengenaliku??”

“Huah..Yul, kau lucu sekali memakai itu??” ucap Kyuhyun pada Yuri yang memakai rambut palsu seperti pria, memakai Hoodie dan kacamata hitam.

“Bukankah kita harus dandan seperti ini jika tidak ingin ketauan??”

“Haha..ya kau benar, baiklah ayo kita pergi”

“Kau..tidak memakai apapun?? Hanya seperti itu??”

“Lalu aku harus memakai apa??”

“Kau tunggu di sini, aku masuk dulu” ucap Yuri kembali masuk ke Dormnya dan keluar dalam 10 menit kemudian.

“Igo,,kau harus pakai ini” ucap Yuri menyerahkan Wig yang panjang pada Kyuhyun.

“Aku harus memakai ini?? Shiro, sudahlah Yul aku seperti ini saja”

“Kalau kau tidak mau, ya sudah kita tidak akan pergi”

“Ne..ara..ara..sini aku pakai ini, biar kau PUAS”

“Hahahahha..Kyu kau ternyata cantik sekali memakai Wig itu, omo,,tidak akan ada yang menyangka kau ini pria, hahahahaha…” Yuri tertawa lepas melihat Kyuhyun yang sudah menempelkan Wig itu di kepalanya.

“Yul,,,,akhirnya aku bisa melihatmu tertawa lagi, jika aku harus melakukan hal konyol ini setiap hari, aku rela asal itu bisa membuatmu tertawa”

“Ahaha…sudahlah, ayo kita pergi” ucap Yuri masih menahan tawanya.

@Bioskop

“Ahahaha….astaga film ini membuatku sakit perut, wkwkkwkwkkwk….”

Yuri yang melihat tingkah laku Kyuhyun yang tidak mengontrol tawanya, langsung menyikut pinggang Kyuhyun dan memberikan isyarat dengan matanya dan komat kamit dari mulutnya yang seolah bicara ‘kau ini sedang menjadi wanita, jadi kontrol suaramu itu’

Melihat isyarat dari Yuri, Kyuhyun langsung memasang wajah termanis nya sebagai seorang yeoja ketika orang-orang yang ada di sekelilingnya sekarang mencoba melihat ke arahnya. Setelah peristiwa tersebut sempat heboh, Kyuhyun kembali menonton film yang sedang di putar di layar bioskpo itu sambil memakan pop corn yang di simpan di antara bangkunya dan bangku Yuri. Sesekali tangan mereka beradu, dan ketika Kyu hendak mengambil handphonenya yang bergetar dari dalam saku celananya, tiba-tiba Handphone itu terjatuh dan Kyu mencoba mengambilnya. Alhasil Wig yang di kenakan Kyu pun jatuh dan Kyu tidak menyadarinya. Setelah berhasil mengambil Handphonenya, Kyu kembali duduk manis dan menatap layar lebar.

“Yaakk…lihat, bukankah dia…Kyuhyun oppa, itukah kau??” tanya salah seorang yeoja yang duduk tepat di sebelah Kyuhyun.

“Ne….???” sahut Kyuhyun dengan suara aslinya.

Yuri yang baru menyadarinya dengan cepat mengambil Wig Kyuhyun dan menempelkan lagi Wig itu di kepala Kyuhyun dengan asal. Sontak Kyuhyun langsung gelagapan dan Yuri menarik tangan Kyuhyun untuk segera keluar dari sana.

“Kyuppa, jamkkaman, benarkah itu kau??” tanya seorang tadi dan sekarang semua orang langsung heboh dan melihat ke arah mereka.

“Ah,,anhio, aku bukan Kyuppa, permisi yah aku keluar dulu…” sahut Kyuhyun dengan menirukan suara seorang yeoja.

Kyuhyun dan Yuri berlari sekencang-kencangnya untuk menghindar kejaran dari penggemar mereka.

“Kyu..tunggu aku, aku tidak kuat lari cepat-cepat” ucap Yuri sambil terengah-engah dan tangannya yang di tarik Kyuhyun erat.

“Ayo kau harus bisa Yul, kalau tidak mereka akan menangkap basah kita” sahut Kyuhyun mempercepat larinya tanpa melepaskan genggamannya di tangan Yuri.

“Hah..hah..huh….hah,,,Kyu sepertinya mereka sudah tidak ada”Yuri melepaskan tangan Kyuhyun dan berhenti sejenak untuk mengatur nafas.

“Hah,,,huh…Kau benar Yul, sepertinya mereka sudah menyerah untuk mengejar kita. Huft….untung saja mereka tidak menangkap kita” Kyuhyun membaringkan tubuhnya dan merentangkan tangannya di rumput yang dia injak, karna kebetulan mereka berhenti di sebuah taman.

“Haha…benar-benar menegangkan, ini pertama kalinya aku di kejar-kejar oleh fans” Yuri ikut membaringkan tubuhnya di samping Kyuhyun.

“Yul…aku senang akhirnya bisa melihatmu tertawa lagi” Kyuhyun memandang Yuri yang menatap langit dengan serius.

“Ne…??” Yuri memandang Kyuhyun balik, sontak mereka pun beradu pandang.

“Ehmm,,,maksudku aku senang akhirnya kau bisa tertawa juga, aku tau selama 1 minggu ini kau sedih karna di tinggal orang tuamu, tapi aku salut padamu, kau bisa secepat itu menegarkan dirimu” sahut Kyuhyun kini memalingkan pandangannya ke arah langit.

“Ne,,kau benar Kyu, ini pertama kalinya aku bisa tertawa lagi. Aku sempat berfikir juga, mungkin jika aku terus-terusan larut dalam kesedihanku, aku tidak akan pernah bisa merasakan kebahagiaanku”

“Ye…ucapanmu benar Yul, kau sebenarnya sangat pantas untuk bahagia, karna pada kenyataanya masih banyak orang-orang di sekelilingmu yang menyayangimu, termasuk aku” Kyu memelankan suaranya di kata terakhirnya.

“Kyu lihat bintang itu” Yuri menunjuk salah satu bintang di langit.

“Yang mana??”

“Yang itu, yang bersinar paling terang di antara bintang-bintang yang lain”

“Oh…itu, wae??”

“Aku ingin sekali seperti bintang itu, tetap bersinar paling terang meski di sekelilingnya bintang yang lain tidak menampakkan kesinaran sepetri dirinya. Aku juga berharap, aku akan tetap bisa seperti bintang, tidak peduli di sekelilingku memandangku seperti apa, tapi aku akan berusaha untuk melakukan yang terbaik dan hidup bahagia dan tentunya selalu tetap bersinar meski kehidupanku di penuhi dengan kegelapan sekalipun”

“Yul, bisakah aku menjadi bintang itu dalam hidupmu?? Bintang yang akan selalu menyinarimu ke manapun kau melangkah??”

“Kyu, kenapa kau diam?? Apa kau mendengarku??”

“Eoh?? Ah, ye aku dengar ucapanmu”

“Hah,,sudahlah ayo kita pergi, jangan sampai mereka tiba di dorm lebih dulu daripada kita” Yuri beranjak, menepuk-nepuk celana dan bajunya yang kotor, begitu juga dengan Kyuhyun.

@Dorm

“Kyu terima kasih yah untuk malam ini, aku mendapatkan pengalaman baru bersamamu dan satu hal lagi…”

Tanpa bertanya, Kyuhyun mengernyitkan dahinya menatap Yuri dan menunggu gadis itu melanjutkan ucapannya.

“Terima kasih sudah membuatku tertawa lagi, annyeong Kyu, mimpi yang indah yah” Yuri tersenyum dan bicara secepat kilat, secepat gerakannya yang tiba-tiba menghilang dari hadapan Kyuhyun yang mematung sambil senyum-senyum sendiri.

“Little maknae, kami sudah pulang” para member Suju yang beberapa jam lalu pergi bersama artis SM yang lainnya itu, akhirnya tiba di Dorm mereka, ada beberapa member yang mabuk .

“Hyungdeul kalian sudah pulang? Bagaimana acara karokeannya??” tanya Kyu beranjak dari tempat duduknya saat menonton TV dengan menebar senyum evilnya.

“Kau bodoh sih tidak ikut, tadi acara karaoke kami seruuuuuu sekali, hahaha..Sampai-sampai tuh si Eeteuk hyung mabok MIC (?) gara-gara dia yang paling banyak nyanyinya, hehehe…” ucap Donghae yang bicaranya sudah tidak karuan karna mabuk.

“Yaak..enak saja, aku masih mending mabok MIC daripada kau mabok minuman?? Huh, lagumu mau mabuk-mabukan, tapi baru minum satu botol saja sudah mabuk, payah” rutuk Leeteuk melemparkan bantal kursi ke arah Donghae, namun yang di lemparinya itu tidak protes karna dia sudah jatuh dalam dunia alam bawah sadarnya.

“Kyu kenapa kau?? Sepertinya sedang bahagia sekali?? Apa ada sesuatu yang membuatmu bahagia??” tanya Heechul yang sudah kegelian melihat muka Kyuhyun yang tidak berhenti memasang senyum sok manisnya itu, pikir Heechul.

“Ne?? Ah, anhi hyung, tadi aku habis nonton acara drama comedy, hehe..”

“Kau benar hyung, memang ada sesuatu yang membuatku bahagia sekarang, karna aku bisa membuat Yul tertawa, seseru apapun acara karaoke kalian tadi, bagiku kebersamaanku dengan Yuri tadi lebih dari kata seru”

“Ya sudah ayo kita semua tidur, whoaaaammm..aku ngantuk sekali, selamat malam semuanya” Ryeowook melambai ke arah member Suju yang lain yang masih hidup (?), sedangkan member yang lain yang sudah tidak sadarkan diri, di biarkan tergeletak (?) begitu saja di tempat mereka tertidur tadi.

“Kyu, bagaimana tadi? Apa terjadi sesuatu antara kau dan Yuri?? Heenim benar, sepertinya ada yang membuatmu bahagia?? Ayo ceritakan padaku, ppalli..” Yesung melompat ke kasur Kyuhyun saat mereka sudah berada di kamar mereka.

Kyuhyun tersenyum lebih manis lagi sebelum dia menjawab rasa penasaran hyungnya itu.

“Hyung, sebelumnya terima kasih karna tadi kau sudah memberitauku kalau Yuri tidak ikut. Baiklah, aku akan menceritakannya padamu, tadi setelah membaca pesanmu, aku langsung menuju dorm SNSD dan setelah Yuri menyuruhu masuk, aku sempat bermain gitar sebentar. Walaupun Yuri sempat heran kenapa aku bisa tau kalau dia tidak ikut pergi. Akhirnya aku mengajak dia nonton di bioskop, tadi kami menyamar dengan memakai Wig, dia memakai Wig rambut pria dan aku memakai Wig rambut wanita. Saat di dalam bioskop, aku tidak sengaja menjatuhkan Hp ku, saat aku ingin mengambilnya tiba-tiba Wig ku terlepas, dan bodohnya aku, aku tidak sadar kalau Wig ku itu jatuh. Alhasil orang yang duduk di sebelahku melihat wajahku dan dia langsung mengenaliku. Aku dan Yuri kabur dari sana, kami lari secepat mungkin meskipun tadi Yuri aku paksa lari, dan kau tau hyung?? Ternyata hal itu bisa membuat Yuri tertawa lagi, dia bilang itu pengalaman pertamanya di kejar-kejar oleh fans. Dan yang membuatku senang, saat tadi Yuri akan masuk ke dormnya, dia mengucapkan terima kasih padaku dan dia juga tersenyum padaku. Haaaa…aku senang sekali hyung, akhirnya aku bisa membuat dia tertawa, hahahhaha..” Kyuhyun memeluk Yesung seperti guling.

“Yak..yak..yak…lepaskan, aku tidak bisa bernafas bodoh. Baiklah aku ikut senang jika akhirnya Yuri bisa tertawa lagi, dan semoga ini menjadi awal yang baik untuk kau bisa mendekatinya”

“Ne, hyung aku harap juga begitu, hehe..”

“Ya sudah, cepat sana tidur”

“Hei..hyung, kau lupa?? Ini kasurku, kau yang harusnya pergi dari kasurku dan sana kau kembali ke kasurmu”

“Oh..ia yah aku lupa, hehe…”

“Jaljayo hyung…”

“Ne..jaljayo”

***

“Hei..kalian sudah mendengar berita??” tanya Siwon pada member Suju yang sedang berada di ruang latihan.

“Berita apa??” tanya member Suju yang lain serentak.

“Tadi pagi aku melihat di internet, tersebar foto-foto Yuri dengan seorang pria, sepertinya itu foto masa lalunya dia dan mungkin pria itu mantannya Yuri”

“Jinja???”

Kyuhyun yang mendengarnya langsung membuka laptop yang kebetulan dia bawa, dengan cepat dia men-searching artikel yang di maksud Siwon. Dan benar saja, foto itu masih belum di hapus, entah siapa yang menyebarkannya, tapi dalam foto itu, pria yang di duga mantan kekasih Yuri, sedang memeluk Yuri dengan mesra dan wajah Yuri di foto itu tampak bahagia.

“Sebenarnya siapa pria itu?? Dan siapa yang sudah menyebarkan fotonya?? Apakah mungkin pria yang ada di foto ini yang menyebarkannya??” tanya Siwon menunjuk ke foto yang terpampang di layar laptop.

“Hyungdeul, mian aku harus pergi, bisakah latihannya tanpa aku dulu?? Tolong bilang pada manager Lee, aku ada urusan sebentar”

“Kyu kau mau ke mana?? Hei,,latihan kita belum selesai??” tanya Leeteuk pada Kyuhyun yang sudah menghilang dari hadapan mereka.

“Yul,,,cepat angkatlah, aku mohon…..” Kyuhyun mencoba menghubungi Yuri berkali-kali tapi yang di tujunya itu tidak mengangkat juga telfonnya.

Seharian ini Kyuhyun mencoba menghubungi Yuri, namun hasilnya tetap nihil, Yuri tidak mengangkat telfonnya. Sampai dia melihat di salah satu acara TV yang mana Manager SNSD memberi klarifikasi mengenai foto itu. Pihak mereka mengatakan, bahwa pria dalam foto itu memang bagian dari masa lalu Yuri, jadi mohon kepada semua pihak untuk tidak memperbesar-besarkan masalah. Karna memang Yuri sebelum menjadi bintang, dia mempunyai masa lalunya sendiri.

Kyuhyun duduk di depan dormnya, menunggu Yuri yang mungkin akan segera pulang dari kegiatannya hari ini. Ini sudah malam, mereka pasti pulang sebentar lagi, pikir Kyuhyun sambil memutar-mutar Handphonenya.

“Oppa, kau sedang apa di sana??” tanya member SNSD yang tidak lama kemudian akhirnya pulang.

“Ah,,kalian sudah pulang?? Mana Yuri??” tanya Kyuhyun heran karna dia tidak melihat sosok Yuri di antara member SNSD itu.

“Oh..Yul eonni katanya tadi pergi ke suatu tempat, entahlah ke mana, kami sempat melarangnya karna khawatir akan ada yang mencarinya gara2 masalah foto di internet tadi pagi. Tapi Yul eonni memaksa dia ingin di tinggal sendirian, katanya ingin menghirup udara segar” sahut Seohyun.

“Oppa, sebaiknya kau menyusul dia, aku juga agak sedikit khawatir padanya” pinta Taeyeon.

“Baiklah, kalau begitu kalian masuklah, aku akan mencari Yuri, kalian jangan khawatir”

“Ne..oppa, gomawo. Hati-hati yah….”

Setelah mendengar ucapan para member SNSD, Kyuhyun langsung menyusuri jalan dan mencari sosok Yuri, namun setelah setengah jam dia berlari, akhirnya dia menemukan Yuri yang sedang berjalan menuju taman yang dulu pernah dia datangi saat mereka mencoba kabur dari kejaran para fans. Kyuhyun benar-benar merasa lega akhirnya bisa menemukan Yuri, dengan langkah hati-hati Kyuhyun mengikuti Yuri dari belakang.

“Yaakk..sampai kapan kau akan terus mengikutiku??” Yuri yang lama-lama menyadari ada langkah yang mengikutinya dari belakang, langsung berbalik dan berbicara ketus.

“Yul, bagaimana kau tau kalau aku mengikutimu??”

“Babo, aku sudah sangat hafal suara langkahmu itu, makannya aku langsung tau” Yuri kembali melanjutkan langkahnya.

“Yul, benarkah kau sudah hafal suara langkahku?? kalau begitu selama ini kau diam-diam memperhatikanku yah, hehe….” ucap Kyuhyun berlari kecil dan mensejajarkan langkahnya dengan Yuri.

PLETAK…

“Yul, kenapa kau memukulku?? Sakit tau” Kyuhyun mengusap kepalanya yang di pukul oleh tas Yuri.

“Kau ini sebenarnya mau apa ke sini????”

“Tentu saja aku mau menjagamu, aku dengar tadi dari teman-temanmu kalau kau ingin di tinggal sendirian, makannya aku langsung mencarimu. Aku takut kau di culik lagi, mana ini sudah malam dan sepi, kau tidak takut yah ada orang yang tiba-tiba menghampirimu??”

“Aku tidak takut, sudah sana pulang, kau jangan khawatir nanti juga aku pulang”

“Hoah, kau ini. Aku tidak akan pulang sebelum aku yakin kau sampai di dorm dengan selamat”

“Yaak..aku ini sudah besar, jadi kau tidak perlu mengkhawatirkanku, lagipula sejak kapan kau menjadi bodyguardku. Aku tidak mau merepotkanmu lagi Kyu, pulanglah”

“Aku benar-benar mengkhawatirkanmu, jadi jangan harap aku akan pergi begitu saja dan meninggalkanmu di sini sendirian. Sudah jangan banyak bicara lagi, sebenarnya kau ini mau ke mana??”

“Tapi kalau ada orang yang melihat kita bagaimana?? Aku tidak mau tersebar foto ku lagi dengan seorang pria. Masih untung pria di foto itu bukan seorang bintang, tapi jika pria itu kau?? Aku tidak mau membawamu ke dalam masalahku Kyu”

“Aku tidak peduli dengan hal itu” jawab Kyuhyun singkat.

“Babo, ya sudah terserah kau saja” Yuri melanjutkan lagi langkahnya sampai dia duduk di kursi ayunan di taman sambil menatap lagi langit yang bertabur dengan bintang.

Kyuhyun duduk di ayunan sebelah Yuri.

“Seandainya eomma dan appa ku masih ada, pasti orang yang aku temui sekarang ini adalah mereka” ucap Yuri tiba-tiba dan Kyuhyun langsung menatap Yuri lekat.

“Yul, kalau kau mau kau bisa mencurahkan isi hatimu padaku, aku tau sebenarnya sekarang ini kau sedang ingin berteriak, ingin menangis dan ingin lari, tapi kau justru sebisa mungkin menahannya dan menanggungnya sendirian. Kau tau itu tidak baik bagimu” Yuri memandang ke arah Kyuhyun setelah mendengar ucapannya.

“Pria di foto itu, dia adalah mantan kekasihku” ucap Yuri serius.

“Dulu, pria itu adalah calon tunanganku, aku di jodohkan oleh orang tuaku dengannya. Awalnya aku menolak perjodohan itu, karna aku tidak mencintai pria itu. Tapi, eomma dan appa akhirnya menyerahkan semua keputusan padaku. Tentu saja hal itu membuat aku berfikir, betapa eomma dan appa selama ini selalu berusaha memberikan yang terbaik untukku, maka aku yakin orang yang akan di jodohkan mereka pun pasti orang yang terbaik untukku. Sampai akhirnya aku menerima perjodohan itu, aku mulai mencintainya. Tapi sayang kebahagiaan ternyata tidak memihak padaku, baru saja usia pertunanganku dengannya menginjak bulan ke 6, Tuhan sudah mengambilnya lagi. Aku jelas sangat terpukul, di mana saat hatiku mulai mencintainya, tapi secepat itu aku harus kehilangannya”

“Maaf, kalau aku boleh tau, kapan kau bertunanangan dengannya??” potong Kyuhyun.

“2 tahun yang lalu, dan saat aku bertemu denganmu malam itu, saat itulah aku kehilangannya karna malam itu aku sedang buru-buru untuk menemuinya”

“Jadi maksudmu, saat kita pertama kali bertemu 2 tahun yang lalu, itulah saat terakhir kau bersama tunanganmu??”

“Ne..malam itu, tunanganku mengalami kecelakaan saat akan menemuiku dan semenjak itulah, aku takut untuk mencintai seorang pria lagi. Aku tidak mau jika aku mencintai seseorang, maka dengan cepat aku akan kehilangannya”

“Lalu siapa yang sudah menyebarkan foto itu ke internet??”

“Tadi aku menelfon salah satu kerabatnya, ternyata yang melakukan itu adalah adiknya, karna dia bilang semua orang tetap harus tau bahwa dulu aku pernah mempunyai hubungan dengan kakaknya”

“Tapi, mereka tidak berniat jahat padamu, kan??”

“Kenapa kau berfikiran seperti itu??”

“Ah,,anhi, aku hanya takut saja ujung-ujungnya mereka punya niat jahat padamu, karna sekarang kau sudah menjadi seorang bintang”

“Kyu…apa boleh aku menanyakan sesuatu padamu??”

“Apa?? Katakanlah….”

“Sebenarnya, ada apa dengan dirimu??? Kenapa kau memberikan perhatian yang lain padaku di banding pada teman-temanku yang lain?? Kau juga selalu berusaha menenangkanku di saat aku sedang ada masalah??”

“Apakah aku perlu menjawabnya??”

“Tentu, bukankah aku sedang bertanya padamu?? Jadi aku mohon jawablah….”

Kyuhyun beranjak, turun dari ayunannya dan berlutut di depan Yuri yang masih duduk terpaku di ayunannya.

“Kyu kau mau apa???”

“Yul, ada yang ingin aku ucapkan padamu. Kau tau semenjak aku pertama kali bertemu denganmu 2 tahun yang lalu itu, sebenarnya aku sudah menyukaimu. Yah, mungkin kedengarannya sangat aneh, bagaimana mungkin aku bisa langsung menyukaimu padahal waktu itu kita bertemu saja tidak sengaja dan mungkin tidak ada sesuatu yang terlalu mengesankan. Tapi asal kau tau, saat itu aku sudah tertarik oleh pesonamu, aku..aku merasa kau berbeda dengan wanita yang lain. Dan entah kenapa saat itu aku berjanji padaku diriku sendiri kalau aku akan menunggumu, menunggu sampai aku bisa bertemu denganmu lagi, dan ternyata sampai akhirnya aku melihatmu saat kau pertama kalian datang ke dorm kita, aku yakin pada hatiku kalau mungkin kau di takdirkan untukku, makannya setelah itu aku selalu memberikan perhatian yang lain padamu, karna…karna aku menyukaimu, Yul….maaf…” Kyuhyun menunduk setelah selesai mengucapkan kalimat terakhirnya.

Yuri hanya bisa terpaku melihat Kyuhyun, entah apa yang harus dia ucapkan. Hanya air mata yang mampu keluar dari pelupuk matanya.

“Yul, kau menangis?? Maaf apakah ada yang salah dengan ucapanku barusan??” Kyuhyun mencoba menyeka air mata di pipi Yuri, namun dengan cepat Yuri menepisnya.

“Maafkan aku Kyu, tapi tadi baru saja kau denmgar ceritaku, aku tidak akan bisa menyukai pria lagi, sekalipun pria itu sangat mencintaiku, maafkan aku…..” Yuri berlari sambil menangis meninggalkan Kyuhyun dan Kyuhyun masih terpaku hanya mampu menatap punggung Yuri lagi.

“Yul, kau tidak akan pernah kehilanganku, karna aku tidak akan pernah meninggalkanmu. Aku janji Yul, aku janji aku akan membuatmu kembali menyukai seorang pria dan pria itu adalah aku”

~ TBC ~

9 responses to “( MBA ) My Beautiful Angel – Part 2

  1. Hikzz ,, sedih’x mnta ampun😥
    Yul khlngn eomma-appa’x . Trus , dy jg ditinggal pergi slama”x -meninggal- pria yg akan jd tunangan’x itu .. Ommo! Menyedihkan ..
    Oppa ,, kau psti bisa mlkukn’x ! Kau psti bisa mmbwt Yul mencintaimu . Bukti’x , kau bisa mmbwt Yul trtawa lg prtama kali’x stlh ortu’x meninggal .. So , hwaiting oppa !! *lirikKyu
    Baiklah ,, hrus lanjut baca nih ..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s